fbpx

Dalam penelitian, salah satu instrumen yang sering digunakan untuk mengambil data primer adalah kuesioner. Kuesioner digunakan untuk mengumpulkan informasi yang tidak dapat dijawab oleh data sekunder biasanya berupa pendapat seseorang mengenai suatu permasalahan tertentu. Penggunaan kuesioner sebagai salah satu alat ukur dalam penelitian kualitatif harus memenuhi kriteria tertentu yaitu sebuah kuesioner harus valid dan reliabel, sehingga dari kuesioner tersebut dapat dihasilkan informasi yang terpercaya.

Uji Validitas

Suatu kuesioner dikatakan valid jika pertanyaan pada suatu kuesioner mampu untuk mengungkapkan sesuatu yang akan diukur oleh kuesioner tersebut. Sehingga uji validitas digunakan untuk menguji sejauh mana ketepatan atau kebenaran suatu kuesioner sebagai alat ukur variabel penelitian. Untuk menguji apakah pertanyaan-pertanyaan pada kuesioner telah mengukur aspek yang sama dapat dilakukan uji validitas yaitu dengan cara mengukur korelasi antara variabel atau setiap item pertanyaan dengan skor total variabel menggunakan rumus teknik korelasi product moment.

Setelah semua nilai korelasi telah diperoleh, maka nilai – nilai tersebut dibandingkan dengan nilai kritik yaitu r tabel. Apabila nilai koefisien korelasi product moment (r) dari suatu pertanyaan tersebut berada diatas nilai tabel kritik, yaitu r hitung > r tabel, maka pertanyaan tersebut signifikan dan valid. Apabila item pertanyaan tidak valid maka pertanyaan tersebut dapat dibuang dari kuesioner.

Uji Reliabilitas

Suatu kuesioner dikatakan reliabel (handal) jika jawaban seseorang terhadap pertanyaan adalah konsisten atau stabil dari waktu ke waktu. Sehingga uji reliabilitas digunakan untuk menguji derajat stabilitas dan konsistensi kuesioner.

Pengukuran reliabilitas pada dasarnya dilakukan dengan dua cara, yakni :

  1. Repeated Measure (Pengukuran Ulang)

Dengan cara ini seseorang akan diberi pertanyaan yang sama pada waktu berbeda, dan kemudian dilihat apakah seseorang tersebut tetap konsisten dengan jawabannya atau tidak.

  • One short (Pengukuran Sekali)

Dengan cara ini pengukuran hanya dilakukan satu kali dan hasilnya dibandingkan dengan hasil pertanyaan lain.

Pengujian reliabilitas dapat menggunakan salah satu teknik, misalnya Split Half, yaitu dengan cara terlebih dahulu membagi instrumen kuesioner menjadi 2 bagian (misal yang bernomer ganjil dan genap) dan menghitung korelasi product moment (r) antara skor total nomor ganjil dan skor total nomer genap. Kemudian nilai korelasi product momen (r) yang diperoleh dimasukkan ke dalam rumus Spearman Brown.

Setelah didapatkan nilai koefisien reliabilitas (Spearman Brown/ r), maka apabila nilai koefisien reliabilitas tersebut kurang dari sama dengan 0,6 maka instrument memiliki reliabilitas yang baik/reliabel/terpercaya.