Kegiatan penelitian selalu berhubungan dengan proses pengumpulan data. Pengumpulan data ini bertujuan agar peneliti bisa mendapatkan data yang valid sesuai dengan tujuan dan rumusan masalah penelitiannya. Proses pengumpulan data ini memiliki prosedur atau caranya sendiri.
Sebagai peneliti atau mahasiswa yang sedang melakukan penelitian, pengetahuan tentang pengumpulan data penelitian tentu merupakan pengetahuan wajib. Hal ini karena validitas penelitian sangat bergantung pada validitas data penelitian. Tanpa adanya dukungan dari data yang valid tentu sangat sulit bagi peneliti untuk mendapatkan kepercayaan pada hasil penelitiannya.
Lalu apa itu pengumpulan data penelitian dan apa saja jenis-jenisnya?. Artikel kali ini akan mengulas secara singkat tentang pengumpulan data penelitian.
Pengertian pengumpulan data penelitian
Pengumpulan data penelitian merupakan proses riset dalam penelitian dimana peneliti menerapkan metode-metode ilmiah untuk mendapatkan informasi yang akan peneliti gunakan untuk menarik kesimpulan penelitian.
Definisi lain menyatakan bahwa pengumpulan data pada penelitian merupakan teknik atau cara yang peneliti gunakan untuk mengumpulkan data yang berhubungan dengan permasalahan penelitian.
Penggunaan teknik pengumpulan data penelitian peneliti gunakan demi mendapatkan data yang merujuk pada konsep abstrak yang tidak berwujud benda. Hal ini bertujuan agar data yang peneliti dapatkan benar-benar valid. Peneliti dalam hal ini harus terjun langsung dalam mengumpulkan data agar benar-benar mengetahui kebenaran hasil penelitiannya.
Proses pengumpulan data dalam penelitian akan melibatkan instrumen pengumpulan data. Instrumen pengumpulan data merupakan alat yang peneliti gunakan untuk mengumpulkan, memeriksa, dan menyelidiki masalah penelitian.
Jenis teknik pengumpulan data penelitian
Ada beberapa jenis teknik pengumpulan data yang bisa peneliti gunakan dalam suatu penelitian. Teknik itu diantaranya adalah wawancara, observasi, serta kuesioner.
- Wawancara
Wawancara merupakan proses pengumpulan data dengan metode tanya-jawab antara peneliti dengan narasumber atau sumber data. Wawancara umumnya peneliti gunakan dalam studi pendahuluan. Hal ini karena metode wawancara sangat mungkin peneliti lakukan pada skala kecil.
- Observasi
Observasi atau pengamatan merupakan teknik pengumpulan data secara sistematis terhadap gejala yang tampak pada objek penelitian. Teknik ini adalah salah satu teknik pengumpulan data yang cukup mudah untuk dilakukan. Contoh penggunaan observasi sebagai teknik pengumpulan data adalah ketika peneliti ingin mengetahui perilaku individu atau kelompok tertentu.
- Kuesioner
Kuesioner adalah teknik pengumpulan data yang peneliti lakukan dengan cara memberikan seperangkat pertanyaan atau pernyataan untuk mengetahui respon dari responden terhadap pertanyaan atau pernyataan tersebut. Teknik ini bukanla teknik yang mudah karena peneliti harus memastikan bahwa angket yang telah ia buat sudah sesuai dengan tujuan penelitian.
Kesulitan lain pada teknik adalah kesulitan dalam menemukan responden sesuai kebutuhan dan kesulitan dalam menyusun pertanyaan atau pernyataan yang bisa dipahami benar oleh responden.
Teknik pengumpulan data penelitian masih memiliki beberapa jenis lain. Peneliti juga bisa menggabungkan beberapa jenis teknik pada satu penelitian yang sama atau menggunakan dokumen sebagai sumber data penelitian.
Jasa Insturmen & Survei
Melayani penyusunan angket atau instrumen untuk penelitian Skripsi Tesis Disertasi. Karena baru pademi survei kami laksanakan dengan sedikit offline lebanyak online.
Bimbingan Tugas Akhir
Menyediakan jasa konsultansi pada awal atau metodologi penelitian Skripsi Tesis Disertasi. Bagian metodologi yang tersulit bagi kebanyakan mahasiswa, sehingga perlu bantuan.
Jasa Olah Data
Kerjaan Menganalisis data penelitian, membutuhkan prasyarat dan aplikasi tertentu. Kemi menerima data Kuanti Kuali dengan analisis Eviews R-Studio Stata Amos Minitab Matlab Lisrel SEM Mplus dll
Translate Abstrak
Abstraksi dari Skripsi Tesis Disertasi mebutuhkan terjemahan ilmiah yang khusus. keunikan dalam kata ilmiah menentukan ketapatan pilihan kata untuk diterima dalam jurnal internasional. 